INFO PURWOREJO @infopurworejo

infopurworejo

INFO PURWOREJO. ♻ Berbagi Seputar #Purworejo ⛱ Info Wisata 🍬 Info Kuliner 🌐 Info Kabar Terbaru #infopurworejo Open Promote | Endorse | Media Partner ⬅

  • 1.190 posts
  • 35.4k followers
  • 0 following

INFO PURWOREJO (@infopurworejo) Recent Photos and Videos

  • Sedikitnya 120 anak berkumpul di markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0708/Purworejo, Jumat (18/1/2019). Berbusana koko bersarung lengkap dengan ...
  • Sedikitnya 120 anak berkumpul di markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0708/Purworejo, Jumat (18/1/2019). Berbusana koko bersarung lengkap dengan kopiah, anak-anak dari berbagai pelosok desa di Kabupaten Purworejo ini hadir didampingi orangtua masing-masing. Ya, Kehadiran mereka tak lain untuk mengikuti kegiatan sunatan massal yang diselenggarakan oleh Kodim 0708/Purworejo. Mereka tampak menyembunyikan rasa canggung yang melanda saat acara akan dilangsungkan. Tidak sedikit anak-anak berteriak ketakutan saat proses sunnatan hendak dilangsungkan. Komandan Kodim, Letkol Inf Muchlis Gasim mengatakan, kegiatan sunatan massal ini adalah bagian dari kepedulian pihaknya terhadap masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang mampu. Selain itu tujuan utama adalah untuk menjalin tali silaturahmi dengan masyarakat dan memberikan manfaat yang lebih. Sunat adalah perintah agama dan bermanfaat bagi kesehatan. Acara sunat massal ini merupakan bentuk kepedulian Kodim terhadap masyarakat di Kabupaten Purworejo,” kata dia. Dandim menambahkan, acara ini dapat terselenggara berkat jalinan kerjasama antara pemerintah Kabupaten Purworejo serta tim dokter dan perawat dari Dinas Kesehatan Tentara (DKT). Ditangani tenaga profesional DKT, Dandim yakin, sunnat yang telah dilaksanakan itu, secara medis kualitasnya tidak diragukan lagi. Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa masih banyak anak-anak yang ingin sunat, tetapi karena suatu hal, belum bisa terlaksana. Berawal dari info itu, kami akhirnya membuat acara sunat massal,” lanjut Muchlis Gasim. Untuk memberikan rasa kebahagian pada anak-anak yang telah dikhitan, mereka mendapat bingkisan serta uang saku dari panitia. Muchlis berharap dengan acara sosial macam ini, akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Khususnya bagi mereka yang kurang mampu, prinsipnya kami siap membantu kapanpun jika dibutuhkan,” tandasnya. Follow @infopurworejo . Sumber & Baca Info Lainnya Di : purworejo.sorot.co #infopurworejo #purworejo
  • 488 2 4 hours ago
  • Akses jalan utama penghubung wilayah Magelang dan Purworejo, tepatnya di Dusun Gesing, Desa Krasak, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, tertutup...
  • Akses jalan utama penghubung wilayah Magelang dan Purworejo, tepatnya di Dusun Gesing, Desa Krasak, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, tertutup total akibat tanah longsor, Jumat (18/1/2018). Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Magelang Edi Susanto menjelaskan, tanah longsor terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Sehari sebelumnya, wilayah Kecamatan Salaman diguyur hujan sangat lebat. "Telah terjadi tanah longsor, tinggi 20 meter, lebar 70 meter , tebal 4 meter dengan total luas longsor sekitar 100 meter dan menutup total jalan Magelang-Purworejo," jelas Edi, Jumat. Hingga Jumat sore, ratusan petugas, dibantu empat alat berat dari masih berupaya membersihkan material longsor. Pembersihan baru berhasil sekitar 5 persen karena luas dan tebalnya material yang menumpuk. "Dengan bantuan 4 alat berat baru tertangani sekitar 5 persen," katanya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun menyebabkan arus lalu lintas kendaraan dari Magelang ke Purworejo maupun sebaliknya mengalami kemacetan total. Sebuah tiang listrik juga roboh. Belasan titik longsor Edi menambahkan, selain di titik tersebut, tanah longsor juga terjadi di belasan titik di wilayah Kabupaten Magelang, sejak Jumat (18/1/2019) dini hari. Titik-titik tersebut antara lain, di Dusun Gejiwan, Desa Krasak, Kecamatan Salaman; Dusun Krambetan, Desa Jogomulyo, Kecamatan Tempuran; Dusun Kebonagung Wetan dan Bandungan, Desa Jogomulyo, Kecamatan Tempuran; Dusun Kalipelus, Desa Wuwuharjo, Kecamatan Kajoran. "Di Dusun Kalipelus, material longsor menutup akses jalan dan mengenai jaringan listrik, menyebabkan warga atas nama Wowoh (37) meninggal dunia karena tersengat aliran listrik dan Sururi (50) mengalami luka ringan," papar Edi. Kemudian longsor juga terjadi di Dusun Mranggen Desa Kwaderan, Kecamatan Kajoran; Dusun Plutungan, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan; Dusun Bebengan, Desa Sriwedari Kecamatan Salaman; Dusun Puluhan, Desa Ketep, Kecamatan Sawangan; Dusun Gondang, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan; Dusun Seneng. Desa Growong, Kecamatan Tempuran dan di Dusun Jamblang, Desa Kaliabu, Kecamatan Salaman. Read More.. Follow #infopurworejo . Sumber & Baca Selengkapnya di : kompas.com
  • 1106 6 4 hours ago
  • Belasan desa di Purworejo, Jawa Tengah terendam banjir sejak Rabu (16/1) lalu. Meski sebagian wilayah utara dan timur air sudah surut. Namun wilaya...
  • Belasan desa di Purworejo, Jawa Tengah terendam banjir sejak Rabu (16/1) lalu. Meski sebagian wilayah utara dan timur air sudah surut. Namun wilayah selatan air justr semakin naik. Banjir sebelumnya menggenangi 16 desa di 7 kecamatan. Air di 5 kecamatan sudah mulai surut, namun di dua kecamatan yakni Kecamatan Butuh dan Grabag justru ketinggian air semakin bertambah. Amat Husen (46) warga dusun Parerejo, Desa Bendungan, Kecamatan Grabag yang ditemui detikcom di lokasi menuturkan sebelumnya ketinggian air hanya sekitar 30 cm. Namun saat ini air semakin naik hingga 1 meter lebih. Untuk beraktifitas di luar rumah, warga terpaksa menggunakan perahu kayu maupun perahu dari batang pohon pisang. Meski demikian, lebih dari 1.000 warga enggan dievakuasi ke tempat yang lebih aman. "Sebelumnya cuma 30 cm tapi karena kiriman dari utara sekarang ketinggian air bisa lebih dari 1 meter. Ya kalau mau kemana-mana ya pakai perahu," tutur Amat sambil mendayung perahu, Jumat (18/1/2019) sore. Sementara itu, Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangunsong yang meninjau langsung ke lokasi mencoba membujuk warga terdampak untuk dievakuasi namun tetap saja menolak. Warga enggan dievakuasi dengan alasan menjaga perabot rumah tangga dan harta agar aman. "Kami coba bujuk untuk dievakuasi tapi tetap tidak mau, ya akhirnya bantuan makanan dan air bersih tidak hanya kita berikan di posko tapi juga kita drop langsung ke rumah-rumah dengan perahu. Bantuan akan terus kita siapkan termasuk perahu karet jika nanti dibutuhkan," kata Kapolres. Karena curah hujan diprediksi masih tinggi, warga diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor kepada petugas jika membutuhkan bantuan. Demi menjaga keamanan bersama, petugas polisi bersama BPBD dan petugas lain terus melakukan patroli. Follow @infopurworejo . Sumber : detikcom #infopurworejo #purworejo
  • 734 8 4 hours ago
  • Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah menyebabkan beberapa sungai meluap dan menyebabkan banjir. Tercatat ada 16 desa terenda...
  • Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah menyebabkan beberapa sungai meluap dan menyebabkan banjir. Tercatat ada 16 desa terendam banjir. Banjir menggenangi 16 desa di 6 kecamatan. Belasan desa yang terendam antara lain Desa Klepu di Kecamatan Butuh, Desa Tangkisan dan Krandegan di Kecamatan Bayan, kemudian Desa Bapangsari di Kecamatan Bagelen. Desa lain yang juga ikut tergenang yakni Desa Bugel Kecamatan Purwodadi. Empat desa di Kecamatan Grabag yang terendam adalah Desa Bendungan, Wonoenggal, Ketawang dan Nambangan. Sementara di Kecamatan Ngombol ada Desa Pundensari dan Wingko Sanggrahan. "Untuk di Kecamatan Butuh masih ada desa lain yang juga terdampak antara lain Desa Polomarto, Kedungsari, Karangsari, Kedung Agung dan Kunirejo. Di Desa Kunirejo ini ada tanggul yang jebol," kata Kepala BPBD Purworejo, Sutrisno ketika dihubungi detikcom, Kamis (17/1/2019). Selain tanggul jebol, banjir setinggi 30 hingga 90 cm tersebut juga disebabkan adanya luapan air sungai di beberapa titik. Sungai yang meluap antara lain Sungai Dlangu, Jali, Dulang, Bogowonto, Dungus, dan Lereng. Demi menjaga keamanan, puluhan warga pun dievakuasi dengan perahu karet ke tempat yang lebih aman sejak semalam. Bantuan logistik hingga pagi ini juga sudah didistribusikan. Warga juga diimbau untuk tetap waspada. "Semalam puluhan warga sudah kami evakuasi ke tempat yang aman. Kami imbau warga juga tetap waspada dan semoga hari ini tidak hujan agar banjir cepat surut sehingga warga bisa berktifitas kembali," tutupnya. Follow @infopurworejo . Sumber : detikcom #infopurworejo #purworejo
  • 1515 18 yesterday
  • Hujan yang mengguyur wilayah Purworejo sejak Selasa (15/01) malam, mengakibatkan Sungai Dlangu di Kecamatan Butuh meluap. Luapan air menyebabkan 9 ...
  • Hujan yang mengguyur wilayah Purworejo sejak Selasa (15/01) malam, mengakibatkan Sungai Dlangu di Kecamatan Butuh meluap. Luapan air menyebabkan 9 desa di wilayah tersebut tergenang banjir dengan ketinggian air rata-rata 50 sentimeter. Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo Sutrisno mengungkapkan, sembilan desa itu meliputi Desa Klepu, Tegalgondo, Lubanglor, Lubangkidul, Lubangsampang, Wonorejokulon, Sidomulyo, Kedungagung dan Desa kedungmulyo. Memang hujan dari pukul 20.00 WIB malam tadi tidak ada jeda, sehingga sungai meluap dan memasuki pemukiman,” ujarnya, Rabu (16/01/2019). Pihaknya hingga kini belum melakukan pendataan jumlah rumah yang terdampak genangan air tersebut. Kendati demikian perkiraan dampak terparah dialami penduduk Desa Kedungmulyo dan Kedungagung karena air memasuki ke sekitar 50 rumah di dua desa itu dengan kedalaman hingga setengah meter lebih. "Air mulai datang sekitar pagi hari tadi pukul 05.00 WIB,” paparnya. Lebih jauh sutrisno mengatakan, kini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat baik camat maupun kepala desa. Menurutnya, wilayah tersebut selalu tergenang banjir ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. "Untuk sementara aktivitas bisa dikatakan lumpuh karena genangan di halaman rumah ada yang mencapai hampir satu meter," imbuhnya. Banjir juga menyebabkan salah satu ruas jalan yang terpaksa ditutup lantaran tergenang air yakni di Pertigaan Klepu arah Pituruh. Untuk sementara kendaraan yang hendak melewati jalur tersebut diarahkan melalui jalur depan SPBU Butuh. Follow @infopurworejo . Sumber & Baca Info Lainnya Di : purworejo.sorot.co #infopurworejo #purworejo
  • 2077 29 2 days ago
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Kedeputian bidang Geofisika akan memasang radar tsunami di Kabupaten Purworejo, Provin...
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Kedeputian bidang Geofisika akan memasang radar tsunami di Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. "Rencana akan dipasang radar tsunami di kabupaten Purworejo pada tahun 2019 ini," kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhie, di Banjarnegara, Selasa. Dia menjelaskan, radar tsunami berfungsi untuk mendeteksi dan memvalidasi terjadinya gelombang tsunami. "Dengan demikian diharapkan akan dapat meningkatkan akurasi peringatan dini tsunami," katanya. Dia menambahkan, apabila radar tsunami tersebut telah dipasang di Purworejo, maka itu akan menjadi radar pertama yang di pasang di Provinsi Jawa Tengah. Kendati demikian, kata dia, BMKG secara bertahap akan memasang peralatan EWS di wilayah-wilayah yang lain di Jateng, khususnya pesisir Selatan. "Semuanya akan dilakukan secara bertahap, menurut rencana pada tahun 2019 ini di Purworejo terlebih dahulu," katanya. Sementara itu, dia menambahkan, bahwa selama tahun 2018 lalu, BMKG juga telah memasang alat untuk mendeteksi gempa bumi dan juga untuk peringatan dini tsunami. "Untuk tahun 2018 kemarin kami telah memasang accelerograph di tiga lokasi yaitu BPBD Temanggung, BPBD Banjarnegara dan Universitas Jenderal Soedirman," katanya. Alat tersebut, kata dia, digunakan untuk merekam anomali getaran tanah yang diakibatkan oleh gempa bumi tektonik dan juga untuk mengukur percepatan permukaan tanah. "BMKG juga memasang seismograph di Majalenka Bawang (Banjarnegara) dan perangkat digital video broadcast (DVB) di BPBD Purworejo serta prototipe perangkat diseminasi otomatis informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami via frekuensi radio di BPBD Kebumen," katanya. Follow @infopurworejo . Sumber : jateng.antaranews.com #infopurworejo #purworejo
  • 1499 12 3 days ago
  • Bupati Purworejo dibuat geram oleh Lurah Sucen Jurutengah, Kecamatan Bayan, Nur Rosyid, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Keluraha...
  • Bupati Purworejo dibuat geram oleh Lurah Sucen Jurutengah, Kecamatan Bayan, Nur Rosyid, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Kelurahan Sucen, Selasa (15/1/2019) siang. Bupati kecewa lantaran sang lurah minim pengetahuan tentang wilayah kelurahan yang dipimpinya. Dalam kesempatan itu, Kelurahan Sucen Jurutengah menjadi salah satu dari 10 kelurahan yang dikunjungi Bupati. Saat ditanya oleh Bupati, tentang jumlah penduduk dan daftar pemilih tetap, serta luas wilayah, Nur Rosyid cukup kesulitan menjawab pertanyaan tersebut. Beruntung, salah seorang pegawai kelurahan mampu menjelaskan jawaban pertanyaan Bupati saat itu. "Loh bagaimana, Lurah kok tidak tahu. Harusnya lurah itu tau berapa jumlah penduduknya, jumlah DPT, luas wilyah dan yang lain, kalau begitu Lurahnya ganti saja sama dia," ungkap Bupati dengan nada tegas sambil menunjuk pegawai kelurahan yang mampu menjawab pertanyaan Bupati. "Kamu masih sanggup jadi lurah,?" tanya Bupati yang dijawab dengan kata sanggup oleh Lurah Nur Rosyid. Saat dikonfirmasi, Nur Rosyid mengaku bahwa dirinya belum lama menjabat sebagai Lurah di Kelurahan Sucen Jurutengah. Sebab itu, ia belum begitu hafal peta demografi wilayah tersebut. "Saya belum lama menjabat, jadi belum begitu hafal. Tadi sudah dimotivasi Bupati untuk lebih mengetahui wialayah kelurahan secara lengkap," ujar Nur Rosyid. Informasi yang berhasil dihimpun, Nur Rosyid menjabat sebagai Lurah Sucen Jurutengah sejak Juli 2018 lalu. Ia dipercaya menggantikan Sumirat untuk memimpin. Diberitakan sebelumnya, Bupati Purworejo melakukan sidak di sejumlah kantor kelurahan. Dalam kesempatan itu, Bupati menyoroti sejumlah fasiltitas kelurahan yang dinilai perlu untuk diperbarui guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih optimal. Bupati mendatangi 10 kantor kelurahan yang tersebar di Kecamatan Kutoarjo, Bayan, Purworejo, dan Bayuurip. Kantor kelurahan yang menjadi tujuan Bupati diantaranya Kelurahan Tambakrejo, Baledono, Sindurjan, Sucen Jurutengah, Kutoarjo, Kledung Kradenan, Semawung Daleman, Semawung Kembaran dan Bayem. Follow @infopurworejo . Sumber & Baca Info Lainnya Di : purworejo.sorot.co #infopurworejo #purworejo
  • 1627 60 3 days ago
  • Seorang bocah di Purworejo, Jawa Tengah, memiliki nama yang unik. Bocah usia 7 bulan tersebut oleh kedua orang tuanya diberi nama Seviyeli Roumeli ...
  • Seorang bocah di Purworejo, Jawa Tengah, memiliki nama yang unik. Bocah usia 7 bulan tersebut oleh kedua orang tuanya diberi nama Seviyeli Roumeli Hissar 1453. Apa makna di balik nama itu? Nama 'Seviyeli Roumeli Hissar 1453' diberikan oleh Hartadi Sudrajat (41) dan Imah Suciati (29) untuk anak pertama mereka yang lahir pada 3 Juni 2018 lalu. Bayi perempuan lucu itu kini tinggal orang tuanya di Dusun Krajan, RT 02 RW 01, Desa Tlogokotes, Kecamatan Bagelen, Purworejo. "Seviyeli artinya bijaksana, Roumeli Hissar adalah sebuah benteng di Istanbul Turki, sedangkan angka 1453 artinya tahun di mana pasukan Islam yang dipimpin Muhammad Al-Fatih bisa menaklukkan konstantinopel," kata Sudrajat ketika ditemui detikcom di rumahnya, Selasa (15/1/2019). Ide nama itu, kata Sudrajat, sudah muncul jauh-jauh hari sebelum ia menikahi istrinya pada 7 Juli 2017 lalu. Dengan nama itu, diharapkan anak perempuan itu bisa menjadi anak yang sholehah, bijaksana, kokoh seperti benteng di Turki dan bisa memiliki kehebatan seperti Muhammad Al-Fatih. Diakuinya dengan nama itu dia sempat mengalami kesulitan ketika membuat akta kelahiran. Pihak Disdukcapil bahkan sempat berkonsultasi kepada Kemendagri sebelum mencetak akta kelahiran dengan nama unik itu. "Awalnya memang ada kesulitan pada pengisian input data numerik karena pihak Disdukcapil belum pernah buat nama dengan angka terus nggak bisa langsung jadi dan harus nunggu dulu karena Disdukcapil harus konsultasi ke Kemendagri, tapi alhamdulillah katanya tetap bisa dibuat," imbuhnya. Imah Suciati, ibunda si bocah, mengaku awalnya merasa aneh dengan nama itu. Sebagai ibu, ia pun ikut andil dalam memberikan nama anaknya yang kini baru berumur 7 bulan. "Nama Seviyeli itu saya yang kasih, ini kan anak kami berdua jadi ya saya ikut kasih nama. Terus lengkapnya jadi Seviyeli Roumeli Hissar 1453, kalau panggilannya Sevi. Awalnya merasa aneh dengan nama anak kami itu, tapi ya nama kan juga merupakan doa, meski terlihat aneh tapi kan memiliki tujuan yang baik," ucap Imah. Follow @infopurworejo . Sumber : detikcom #infopurworejo #purworejo
  • 1678 52 3 days ago
  • Satuan Narkoba Polres Purworejo, Senin (7/1) lalu menangkap Sar (36) warga RT 09 RW 05 Desa Panerusan, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, ...
  • Satuan Narkoba Polres Purworejo, Senin (7/1) lalu menangkap Sar (36) warga RT 09 RW 05 Desa Panerusan, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, AS (34) warga RT 04 RW 02 Desa Karanggetas, Kecamatan Pituruh, dan WS (36) warga RT 01 RW 03 Desa Prapag Lor, Kecamatan Pituruh, karena diduga mengkonsumsi narkotika jenis shabu-shabu. Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangunsong melalui Wakapolres Kompol Andis Arfan Tofani mengatakan, penangkapan ketiganya berawal dari laporan masyarakat yang menyebut ketiga orang itu mengkonsumsi narkotika golongan I jenis Shabu. Mendapat informasi tim Opsnal Sat Narkoba melakukan penyelidikan dan akhirnya diketahui yang bersangkutan sedang berada di rumah Muh Yamin. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan satu paket shabu-shabu di dalam celana milik Sar, satu paket shabu-shabu di dompet milik AS dan dua plastik klip yang diduga sisa shabu-shabu di dompet milik WS. “Setelah dilakukan pengecekan tes urine dan hasilnya positif mengandung amphetamine kemudian dilakukan penangkapan terhadap ketiga tersangka,” kata Kompol Andis Arfan Tofani dalam pers rilis di Mapolres Purworejo, Senin (14/1). Dijelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara ketiganya mendapatkan barang haram tersebut dari Sul alias Lembong yang kini masih masuk DPO. “Ketiganya akan disangkakan melalukan tindak pidana sesuai dengan pasal 112 ayat 1 subsider pasal 127 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” jelas Waka Polres. Follow @infopurworejo . Sumber & Baca Info Lainnya Di : purworejonews.com #infopurworejo #purworejo
  • 677 2 3 days ago
  • Bernyanyi karaoke menjadi salah satu pilihan hiburan bagi sejumlah kalangan mulai dari masyarakat. Berkaraoke biasa dilakukan bersama keluarga, tem...
  • Bernyanyi karaoke menjadi salah satu pilihan hiburan bagi sejumlah kalangan mulai dari masyarakat. Berkaraoke biasa dilakukan bersama keluarga, teman, relasi, maupun rekan bisnis. Banyaknya tempat karaoke ilegal yang bermunculan menjadikan penilaian negatif karena banyak beredar kabar tempat karaoke sering dijadikan tempat asusila dan peredaran minuman keras. Kesan negative itu tidak memyurutkan semangat pemilik usaha Karaoke Zamrud Khatulistiwa Hengki Wijaya Kusuma untuk menjalankan bisnisnya. Ia bertekad menjadikan tempat karaoke miliknya di Jalan Panembahan Senopati Km. 01, Desa Purwosari, Kecamatan Purwodadi, sebagai contoh yang baik bagi tempat karaoke yang lain. Ia akan menggeser kesan negative tersebut, supaya tempat karaoke benar-benar menjadi tempat hiburan yang sangat nyaman untuk menghilangkan stres dan menyalurkan hobi. Perlu saya tegaskan, di tempat kami semua Pemandu Lagu (PL) harus berpakaian sopan, minuman yang dilarang pun kami larang masuk ke dalam,” tegas Hengki, Senin (11/01). Dirinya mengaku membuka tempat karaoke tersebut bertujuan untuk menyalaraskan program pemerintah yakni Purworejo sebagai penyangga wisata. Hal itu juga sejalan dengan adanya pembangunan bandara baru di DIY dan pengembangan otorita Borobudur. Meski tidak mudah, namun ia harus meyakinkan masyarakat bahwa Zamrud Khatulistiwa merupakan tempat karaoke sehat dan resmi memiliki izin dari pemerintah. Seluruh karyawan yang bekerja merupakan warga asli Purworejo, sehinga baik PL maupun pegawai ketika mendaftar harus menyertakan surat lamaran kerja dengan melampirkan KTP sebagai bukti kelahiran Purworejo. Jangan sampai seluruh fasilitas hiburan nantinya akan dikuasai oleh orang dari luar daerah dan kita jadi penonton, untuk itu saya komitmen apapun tantangan akan saya hadapi. Selain membuka peluang usaha, komitmen kami untuk menyediakan lapangan kerja bagi warga Purworejo. Pada jam kerja PL tidak boleh keluar apalagi pergi bersama pelanggan,” imbuhnya. Read More... Follow @infopurworejo . Sumber & Baca Selengkapnya di : purworejo.sorot.co #infopurworejo #purworejo
  • 1822 71 3 days ago
  • Bupati Purworejo H Agus Bastian, SE, MM tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya ketika di atas panggung kehormatan bersalaman dengan Wakil Preside...
  • Bupati Purworejo H Agus Bastian, SE, MM tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya ketika di atas panggung kehormatan bersalaman dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan menerima Piala Adipura. Wajahnya memancarkan cahaya kebahagiaan dan kegembiraan. Ya, H Agus Bastian memang baru saja berasa di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (14/1), untuk menerima Piala Adipura dari pemerintah pusat. Ia bersama 118 kepala daerah lain mendapat Adipura, simbol keberhasilan daerah mengelola lingkungan dan sistem pengelolaan sampah. “Hari ini kita menerima Piala Adipura yang diserahkan oleh Wakil Presiden. Ini membanggakan, karena sudah lama kami menanti penghargaan ini, yang hari ini akhirnya dapat terwujud. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Purworejo yang telah berpartisipasi dengan menjaga kebersihan lingkungan serta penghijauan yang telah dilakukan oleh seluruh warga masyarakat,” kata Bupati didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Al. Bambang Setyawan, S.Sos, MSi di Jakarta, usai menerima Piala Adipura. Bupati juga menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Lingkungan Hidup yang dengan berbagai programnya mampu mewujudkan penghargaan ini. Dirinya berharap ke depan Pemkab Purworejo bersama seluruh masyarakat Purworejo dapat mempertahankan pengargaan ini dengan terus menjaga lingkungan dengan baik. “Kami berharap seluruh masyarakat Purworejo dapat menjaga lingkungannya dengan baik sehingga penghargaan ini dapat terus kita pertahankan. Piala adipura ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Purworejo”, imbuhnya. Di awal tahun 2019, pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan anugerah Adipura periode 2017-2018 kepada 146 penerima penghargaan, yang terdiri atas satu Adipura Kencana, 119 Adipura, 10 Serifikat Adipura, dan lima Plakat Adipura, serta Penghargaan Kineja Pengurangan Sampah kepada 11 kabupaten/kota. Follow @infopurworejo . Sumber : purworejonews.com #infopurworejo #purworejo
  • 1587 14 4 days ago